Para
siswa kelas XII dan alumni di bawah 22 tahun, yang bergabung dengan
INDONESIA COLLEGE berpeluang besar lolos seleksi STIS tahun ini. Kami
memiliki kualitas, kapasitas, pengalaman, dan profesionalitas yang
tinggi dalam membimbing peserta. Asrama sudah kami sediakan bagi peserta dari luar Semarang. Pastikan anda nyaman selama bimbingan dan diterima di STIS 2016. Amin.
Tahun
Akademik 2016/2017, STIS menerima mahasiswa baru melalui seleksi dua
jalur, yaitu Ikatan Dinas dan Tugas Belajar Instansi Non BPS Seleksi
Jalur Ikatan Dinas merupakan jalur seleksi untuk lulusan SMA/MA Jurusan
IPA. Mahasiswa yang diseleksi melalui jalur ini, setelah lulus
pendidikan di STIS, akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNS) golongan III/a. Biaya seleksi sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus
ribu rupiah), dibayarkan melalui Bank BRI atau Bank Mandiri, setelah
mengisi data pendaftaran secara on-line. Selama masa pendidikan,
mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan, mendapat tunjangan ikatan
dinas (uang saku), dan setelah lulus wajib bekerja di BPS selama
dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.
KEUNGGULAN BIMBEL STIS 2016
1. Modul dan hand out lengkap berisi materi, soal-soal latihan, dan soal-soal prediksi yang diujikan pada STIS.
2. Bimbingan super intensif, yaitu tanggal 19 April – 7 Mei 2016
3. Tes Uji Penguasaan Materi (TUPM) setiap akhir pekan.
4. Try Out (Uji Coba) pada akhir program.
5. Pengajar praktisi/expert/dosen/S2 dan S1 dari UGM.
6. Ruang belajar luas, nyaman, dan ber-AC
7. Waktu bimbingan dapat memilih pagi, sore atau malam.
8. Jumlah peserta dibatasi maksimum 10 - 20 orang setiap kelas.
9. Disediakan antar jemput bagi yang membutuhkan
10. Penjemputan di Semarang dan penginapan gratis.
SPESIFIKASI KELAS PINSUS STIS DAN PELUANGNYA
|
SPESIFIKASI
|
REGULAR CLASS
|
SPECIAL CLASS
|
EXCELLENT CLASS
|
|
Pertemuan
|
15 session @ 2 jam
|
20 session @ 2 jam
|
30 session @ 2 jam
|
|
Asrama
|
4 – 6 orang/kamar
|
4 – 6 orang/kamar
|
1 – 2 orang/kamar
|
|
Peserta
|
25 – 30 orang/kelas
|
25 – 30 orang/kelas
|
15 – 20 orang/kelas
|
|
Pengajar
|
Profesional
|
Profesional
|
Expert
|
|
Pembayaran
|
Di muka, semua
|
Di muka, sebagian
|
Di muka
|
|
Diskon
|
Ada, setiap bulan
|
Ada, untuk 3 besar
|
Ada, untuk juara kelas
|
|
Peluang
|
Besar
|
Lebih besar
|
Paling besar
|
Tunggu Apa Lagi, Pastikan Langkah Anda.
SEKILAS STIS
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) merupakan institusi pendidikan kedinasan dibawah naungan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) dan telah mengalami peningkatan status dari Akademi Ilmu Statistik (AIS). AIS berdiri berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri Indonesia (pada waktu itu, Ir. H. Djuanda) Nomor 377/PM/1958, Tanggal 11 Agustus 1958.
Pada awal mula berdirinya, AIS mendapat bantuan dana dan tenaga ahli dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bantuan disalurkan melalui Statistical Research and Development Centre yaitu lembaga yang didirikan oleh pemerintah Indonesia cq, BPS bekerjasama dengan Badan PBB, United Nations Development Program (UNDP).
Tahun 1964, BPS membuka Perguruan Tinggi Ilmu Statistik (PTIS) dengan mahasiswa yang terdiri dari lulusan AIS dan dosen berasal dari PBB serta alumni AIS. Pada tahun 1965 bantuan ini terhenti karena Indonesia keluar dari PBB dan sejak itu PTIS ditutup. Walupun PTIS sudah tidak beroperasi, AIS tetap melaksanakan proses pendidikan. Pada tahun 1995-1996 dilakukan usaha meningkatkan pendidikan ahli madya statistik (D-III) menjadi pendidikan ahli statistik (D-IV).
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) melalui Surat Keputusan Nomor 295/D/T/97 Tanggal 24 Pebruari 1997 mengijinkan BPS menyelenggarakan Program Diploma IV. Kemudian setelah itu, diterbitkan Keppres No.163 Tahun 1998 tentang STIS di bawah naungan BPS, sehingga sejak saat itu berdirilah STIS. Sesuai dengan Keppres tersebut, status STIS adalah sekolah tinggi kedinasan yang pembinaan teknisnya dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Menteri Pendidikan Nasional), dan pembinaan secara fungsional dilaksanakan oleh Kepala BPS RI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar